Mengukur pemisahan vokal kanal tengah
Seberapa banyak sinyal yang dipusatkan benar-benar hilang, dan apa yang tersisa.
Singkatnya
Metode
- 01
Sintesiskan WAV stereo 3 detik 44.1 kHz yang berisi dua nada: 440 Hz dengan amplitudo sama di kedua kanal (pengganti vokal utama yang dipusatkan), dan 2 kHz di kanal kiri saja (pengganti instrumen yang dipanning keras).
- 02
Proses file tersebut dengan mesin pemisahan buatan situs ini dalam mode instrumental — dekomposisi mid/side dengan kanal tengah dibatalkan hanya antara 180 Hz dan 9 kHz, crossover bertumpuk 24 dB/oct.
- 03
Dekode WAV yang diekspor kembali menjadi AudioBuffer dan ukur energi pada 440 Hz dan 2 kHz menggunakan filter Goertzel sepanjang 2 detik pertama.
- 04
Bandingkan masing-masing dengan pengukuran yang sama pada sumber yang belum diproses.
Hasil
| Pengukuran | Nilai | Catatan |
|---|---|---|
| Nada 440 Hz terpusat | −29.5 dB | sekitar 97% terhapus |
| Nada 2 kHz hard-pan | −0.5 dB | praktis tak tersentuh |
| Durasi output | 3.00 s | tidak berubah |
| Kanal output | 2 | stereo dipertahankan |
| Waktu pemrosesan | < 1 s | di browser, tanpa upload |
Temuan
Pembatalannya nyaris total, tapi cuma untuk konten yang benar-benar terpusat
Nada dengan amplitudo dan fase identik di kedua kanal adalah kasus ideal, dan kehilangan 29.5 dB. Vokal nyata tidak pernah seterpusat ini — perbedaan kecil pada reverb, doubling, dan pelebaran stereo menyisakan residu. Jadi metrik ini menggambarkan batas atas tekniknya, bukan apa yang bakal kamu dapat dari rekaman komersial.
Pembatasan pita frekuensi yang bikin hasilnya tetap bisa dipakai
Pembatalan L−R yang naif menghapus semua yang terpusat di setiap frekuensi, termasuk kick dan bass. Membatasi pembatalan ke 180 Hz–9 kHz membiarkan pita itu tetap utuh, itulah kenapa file yang diproses masih terdengar seperti musik, bukan artefak mono yang tipis. Kehilangan 0.5 dB pada nada yang di-pan ke sisi mengonfirmasi pita yang tidak disentuh lewat nyaris tanpa berubah.
Lebar stereo memprediksi hasilnya bahkan sebelum diproses
Karena teknik ini sepenuhnya bergantung pada perbedaan antar kanal, rasio energi side-to-mid sebuah file memprediksi apakah ini bisa jalan atau tidak. File mono tidak punya perbedaan untuk dimanfaatkan dan hasilnya nyaris senyap, makanya alat ini mengukur itu dulu dan menolak jalan daripada menghasilkan file yang tidak berguna.
Batasan
- Nada sintetis adalah kasus terbaik; master komersial lebih sempit dan lebih diproses
- Ekor reverb dan delay pada vokal tidak terpusat dan lolos dari pembatalan
- Backing vocal yang didouble atau hard-pan memang sengaja lolos
- Diukur pada satu engine browser; implementasi lain dari filter Web Audio mungkin sedikit berbeda
Mengukur pemisahan vokal kanal tengah
Seberapa banyak sinyal yang dipusatkan benar-benar hilang, dan apa yang tersisa.
